Menikmati Wisata Sejarah Mengagumkan Candi Borobudur

Menikmati Wisata Sejarah Mengagumkan Candi Borobudur

candi borobudur

mengutip dari wikipedia

“Dalam Bahasa Indonesia, bangunan keagamaan purbakala disebut candi; istilah candi juga digunakan secara lebih luas untuk merujuk kepada semua bangunan purbakala yang berasal dari masa Hindu-Buddha di Nusantara, misalnya gerbang, gapura, dan petirtaan (kolam dan pancuran pemandian). Asal mula nama Borobudur tidak jelas, meskipun memang nama asli dari kebanyakan candi di Indonesia tidak diketahui. Nama Borobudur pertama kali ditulis dalam buku “Sejarah Pulau Jawa” karya Sir Thomas Raffles. Raffles menulis mengenai monumen bernama borobudur, akan tetapi tidak ada dokumen yang lebih tua yang menyebutkan nama yang sama persis. Satu-satunya naskah Jawa kuno yang memberi petunjuk mengenai adanya bangunan suci Buddha yang mungkin merujuk kepada Borobudur adalah Nagarakretagama, yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada 1365.

Nama Bore-Budur, yang kemudian ditulis BoroBudur, kemungkinan ditulis Raffles dalam tata bahasa Inggris untuk menyebut desa terdekat dengan candi itu yaitu desa Bore (Boro); kebanyakan candi memang seringkali dinamai berdasarkan desa tempat candi itu berdiri. Raffles juga menduga bahwa istilah ‘Budur’ mungkin berkaitan dengan istilah Buda dalam bahasa Jawa yang berarti “purba”– maka bermakna, “Boro purba”. Akan tetapi arkeolog lain beranggapan bahwa nama Budur berasal dari istilah bhudhara yang berarti gunung.

Banyak teori yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya “gunung” (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan “para Buddha” yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata “bara” dan “beduhur”. Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa Sanskerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhurartinya ialah “tinggi”, atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti “di atas”. Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.

Sejarawan J.G. de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Tri Tepusan, Casparis memperkirakan pendiri Borobudur adalah raja Mataram dari wangsa Syailendra bernama Samaratungga, yang melakukan pembangunan sekitar tahun 824 M. Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad. Dalam prasasti Karangtengah pula disebutkan mengenai penganugerahan tanah sima (tanah bebas pajak) oleh Çrī Kahulunan (Pramudawardhani) untuk memelihara Kamūlān yang disebut Bhūmisambhāra. Istilah Kamūlān sendiri berasal dari kata mula yang berarti tempat asal muasal, bangunan suci untuk memuliakan leluhur, kemungkinan leluhur dari wangsa Sailendra. Casparis memperkirakan bahwa Bhūmi Sambhāra Bhudhāra dalam bahasa Sanskerta yang berarti “Bukit himpunan kebajikan sepuluh tingkatan boddhisattwa”, adalah nama asli Borobudur.”

Candi Borobudur adalah salah satu ide wisata terbaik yang ada di Indonesia yang menjadi pilihan favorite keluarga untuk berlibur. Candi yang menjadi warisan budaya dan ditetapkan UNESCO sebagai salah satu keajaiban dunia ini selalu ramai dengan pengunjung setiap tahun.

Sebagai salah satu ikon wisata di daerah kota Magelang, Borobudur selalu berbenah untuk menyajikan spot wisata menarik bagi para pengunjung baik wisatawan domestik dan mancanegara dengan menyediakan ide wisata yang baru. Berikut kita akan membahas apa saja yang bisa menjadi ide wisata menarik bagi anda dan keluarga saat berkunjung ke Borobudur.

Ide Wisata Candi Borobudur

Menunggangi Gajah

Bagi anda yang ingin menikmati liburan dengan adrenalin yang teruji, maka anda bisa mencoba menunggangi gajah yang ada di Borobudur. Ini adalah salah satu ide wisata yang menarik. Menunggangi gajah sambil berkeliling di daerah sekitar Borobudur tentu akan sangat mengasyikkan, bukan?

Bersepeda bersama Keluarga

Selain menunggangi gajah, anda juga bisa bersepeda untuk berkeliling di sekitar Borobudur. Borobudur memang memiliki taman yang sangat luas yang bisa menjadi tempat rekreasi menawan bersama keluarga. Anda bisa menikmati udara yang bersih di sekitar Borobudur dengan bersepeda.

Menikmati Sunrise

Borobudur juga merupakan salah satu tempat menikmati sunrise yang sangat indah. Tempat ini sangat ramai dengan para pengunjung yang ingin berburu indahnya matahari pagi. Bagi anda yang ingin menikmati sunrise yang indah, maka anda harus pergi ke Borobudur di pagi buta.

COMMENTS

%d blogger menyukai ini: